namaku: Angin

sini kuberitahu, perihal selipat Pisau Hitam di saku Jubah Badaiku. aku akan menusukkannya tepat di jantung Api, biar padam semua Kehidupan yang memuakkan ini, biar padam saja semua kepongahan Manusia di sini. seusai Lembah kupenuhi, akan segera kupastikan, Api-mu melebur hingga mampu kubawa menari. seharmoni. aku tak mesti peduli, tak ada keharusan peduli. apa kau sendiri peduli dalam setiap cabikanmu yang tak pernah ingat kau bayar itu??

namaku: Angin. kau sudah membangunkan kemarahanku.

namaku: Angin. aku Panglimanya di sini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s