seusai Pesta Angin Raya

Tuhan, itu Angin tadi sangat kencang dan Dingin tak lagi diam-diam. maka rakuslah aku makan. semangkuk Mi Ayam. seporsi Batagor tambahan. segelas Teh Hangat kemudian. sampai akhirnya aku pulang masih dalam gigil berkepanjangan. sudah saja kuhadiahkan lagi dua kotak Teh juga Sari Buah, Tuhan. hasilnya? aku tetap Masuk Angin juga dipastikan kekenyangan. ampuuun, Tuhaaan..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s