34!

sedari awal Juli, Langit memperlihatkan begitu banyak keindahan yang relatif sulit aku terjemahkan apalah maksudnya. Matahari, Bulan, Awan-awan, Bintang, dan rupa-rupa Warna seperti menyengajakan seluruh diri mereka menjadi juta-juta Nikmat yang singgah di setiap Secangkir Teh Hangat menyela.

lalu di 10 yang tepat berbinar ceria, Matahari memberikan dirinya sendiri sebagai Hadiah Utama. membulat. diselubungi tipis Awan dan lembut Langit. hingga aku kemudian terhempas meski tak sampai hina.

apa yang kemudian membuatnya tak patut disyukuri? apa yang kemudian membuat perlu berprasangka bahwa seisi Semesta tak turut merayakan dan menyayangi? berdetik berikutnya aku hanya merasa perlu untuk berbahagia sepenuhnya. agar setiap Pori-pori Semesta bisa merasai sebentuk rasa terima kasih.

*membungkuk.. dalam..*

duhai Tuhan dan Semesta-Nya yang terlalu banyak menghadiahkan lebih dari ribuan titik Kebahagiaan. tanpa ada kebutuhan meninggi atas kalian yang sejauh-jauhnya lebih tinggi, aku haturkan helai-helaian terima kasih ~_~

– Kuke :: Bandung – 10 Juli 2012

(foto oleh Kuke)
(foto oleh Kuke)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s