Gula-gula Burung

pada Biru dan Langit, Ibu menyodorkan Gula-gula Burung. tak terhindar sedetak saja kemudian Awan ceria terundang murung. pasalnya Gula-gula meniupkan Udara hingga merdu membumbung. dan Gula-gula Mawar yang terlupakan Ibu tak akan sesentak Gula-gula Burung. Awan cuma mau Gula-gula Burung.

Biru dan Langit cemaskan Awan malih berkabung. dua mereka segera titahkan pesta gemerlap Gula-gula Burung. berdua upayakan jauh-jauhlah mendung perihal Ibu yang terlupa Gula-gula Mawar tak lagi menambah belikan Gula-gula Burung. Awan selipkan kelam di lipatan Waktu dan Angin yang latah menggerung. lalu menari bersama Biru dan Langit, tiup-tiup Gula-gula Burung.

Gula-gula Burung (foto oleh Kuke)
Gula-gula Burung (foto oleh Kuke)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s