menyentuh Batu

aku sadar apa yang harus kutanggungkan setiap kali tak bisa menahankan jemari tangan demi melangsungkan sebuah persentuhan. aku paham apa yang akan kemudian datang mengitariku di sekitaran manakala aku membukakan Gerbang-gerbang dari setiap toreh Perekam Zaman. Batu adalah Batu. Batu pun bukan sekedar Batu. aku menyentuh Batu. penuh kesadaran yang kadang tak kuat membelenggu.

menyentuh Batu di Kompleks Situs Ciaruteun (foto oleh Kuke)
menyentuh Batu di Kompleks Situs Ciaruteun (foto oleh Kuke)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s