Petir. Hujan. seorang Ibu di luar sana.

aku sedang berusaha mencegah Petir kelewat bahagia ketika ia diizinkan bermain-main di pelataran Langit sana. bukannya apa. bukannya ingin diri sendiri jauh dari ketakutan yang tak mau hilang sedari masih kecil belaka. aku sedang tak bisa tenang menghamba saja. aku sedang tak bisa mempertahankan senyumku tegak cemerlang fana. seorang Ibu sedang berjuang di luar sana. demi anaknya, anak gadisnya, yang hanya bisa merengek menangis mengeluarkan wajah pemancing iba perihal sejumlah uang yang harus digenapi jumlahnya.

aku sedang berusaha merayu Hujan biar tak berlebihan menjatuhkan diri mereka tepat dari lingkung Langit sana. bukannya apa. bukannya ingin mengesankan Semesta dengan dalih jasa. aku sedang tak mampu berjuang tenang seperti tiada apa. aku sedang tak mampu mempertahankan damainya jiwa dari gelegak mana. seorang Ibu sedang tak merasakan sakit dan lelahnya di luar sana. demi anaknya, anak gadisnya, yang hanya bersedia paham harus bersegera selesailah segala urusan yang memenuhi kepala dan jadi beban berat penghalang buatnya.

aku sedang berusaha tak menghardik si anak yang ibunya sedang menahan dingin di luar sana. bukannya apa. bukannya ingin menjadikan diri pahlawan dengan atau tidak pada tempatnya. aku ingin sekali menarik paksa si anak gadis yang ibunya sedang menahan lapar di luar sana. apa dia pernah mencoba paham seberlipat apa beban yang nyata-nyata ditanggung ibunya?

sumber gambar: c.dryicons.com
sumber gambar: c.dryicons.com
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s