aku yang sedang duduk menunggu ditemani Sepatumu

aku duduk menunggu ditemani Sepatumu. kami berbincang habis dan saling bertukar bau ketika tawa tak terhindarkan dari terbahak-bahak berlagu. aku menyimak betapa berbahagianya Sepatumu. ia berkata hanya binar-binarlah yang kian menghidupkan kedua mataku. kami tak tahu kapan harus berhenti dari saling mengagumi. mungkin sampai kau datang bertelanjang kaki menghampiri aku dan Sepatumu. mungkin ketika kau sudah merenggutnya dan merengkuhku.

(foto oleh Kuke)
(foto oleh Kuke)

arena futsal Sampoerna
15.05.2012 – 19.19 WIB

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s