sakit

kalau sedang sakit, biasanya saya tidak ingin apa-apa. kalau sedang sakit, biasanya saya malah diam seribu-basa. tidak keluar kamar, tidak pecicilan main ke sana ke sini, tidak melakukan apa pun selain tidur dan tidur lagi. tidak akan ada saya yang bernyanyi di kamar mandi. tidak akan ada saya yang rajin ke tetangga kamar menjaili. sampai akhirnya mereka (Adik-adik Kos saya) kemudian akan mengingatkan soal sudah makan atau belum, sudah minum obat atau belum, menawarkan jasa, sampai membuatkan ramuan herbal agar saya segera ceria seperti semula. baiknya ya?

kalau sedang sakit, biasanya saya potensial bikin si Pacar sebal. kalau sedang sakit, katanya wajah saya sesuram terowongan gelap. tidak senyum, bisa bertahan tidak menyapa, tidak reaktif, tidak peka, tidak mau sedikit saja berjalan keluar cari udara segar, tidak ingin apa pun selain ngumpet tidur dan tidur lagi. tidak akan ada saya yang sibuk-sibuk mengajak jajan cemilan. tidak akan ada saya yang tidak resah mencari Jimat Ventolin setiap kali di tas sandang. sampai akhirnya ia bersikukuh sudah saja membawa saya kerumahnya biar tak terlewat minum dan makan yang benar, biar terpantau keadaan. baiknya ya?

kalau sedang sakit, biasanya saya tenggelam. ingin mengeluh tapi saya sadar tidak akan berkurang rasa nyeri, tak akan drastis turun demam tinggi, tidak serta merta menyempitnya jalur kelegaan nafas saya akan berhenti sudah. jadi apa jadinya kalau saya sedang sakit? tidak akan banyak yang suka karena saya macam kehilangan Matahari ~_~ makanya.. saya sebisa mungkin jangan sakit.. jangan sampai sakit.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s