keluh lenyap

semalam, dalam perjalanan pulang sehabis diajak jajan Bakso yang enaknya-ga-pakai-bohong oleh Ambu Trizsa, di ruas jalan raya (daerah apa ya itu namanya, Ambu?), kami bertemu dengan seorang Ibu yang membawa gerobak dorong berukuran sedang berisi sampah-sampah bersih yang dipunguti dari sepanjang jalan. seorang bocah perempuan mungil tidur lelap di sisian terdekat pegangan gerobak. kami sama jajan gorengan. Ibu itu pun memamerkan senyum juga ramah menyapa Ambu. begitu dia berjalan di depan kami, pelan, tetap mencari sampah bersih, sambil berusaha mengatur agar gerobak tidak makin jauh bergeser ke tengah jalan raya, hilang seluruh ‘kebutuhan’ untuk mengeluh, tidak bisa lagi. badan Ibu itu tidak lebih besar dari badanku.

tak ada gambar yang terekam selain oleh kedua mataku dan kedua mata Ambu. diam kami jadi diam yang serupa tapi tak sama. meski ya berujung sama. keluh lenyap seketika.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s