kejaran Waktu, Malam

Langit itu masih saja membiarkan Biru menjejak, Sayang. sementara kau terus saja menabrakkan kita pada Udara serasa diam. dan Bintang malah tegak di satu nun sana, merelakan diri digelayuti cita-cita. entah bagaimana Pepohonan dan Abu-abu Jalan menyikapi Gelap yang datang, juga Benderang buatan yang meramaikan. sambil memeluk pinggangmu, aku melahap seluruh keindahan.

kejaran Waktu, Malam (foto oleh Kuke)
kejaran Waktu, Malam (foto oleh Kuke)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s