dia menanti sebelum beku

dia menanti di bawah Salju. hendak bergeming sebelum beku. ayahnya menguras Impian di Sumur-Tak-Berdasar. ibunya menjajakan kemusykilan dalam timbunan sebiliun Tanda-Tanya-Bernanah. dia tak tahu sudahkah lapar sampai di batas, atau dahagakah namanya itu rasa terbesar yang bersama. dia terus menanti dalam ancaman ketidaksadaran. beku itu apa juga tandanya. ayahnya belum lagi memenuhi Kantung Buruan Impiannya sampai setengah. ibunya sedang tak dilirik sedikit pun oleh para Pelanggan dalam pilihan khianat. dia menanti di bawah Salju.  terus saja menanti di bawah Salju. entah apa tandanya bila tiba beku.

(image source: olia-vil.tumblr.com)
(image source: olia-vil.tumblr.com)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s