Matahari sudah datang

semalam aku menangis. pasal tak menemukan Sumber Energi Sekunder sekedar untuk isi ulang kekuatanku. Gunung memelukku. menenangkan. membagi energinya yang relatif mampu menghilangkan rasa sakit tercerabut juga membuatku seimbang. ia bilang, “apa mungkin karena Matahari sedang banyak hilang?”. ah, iya ya. sepertinya benar juga. sudah terhitung berapa lama Matahari tak nyala di sini dan aku kehilangan banyak hal?

di Pagi ini aku pasrah menerima Hujan membuka seepisode peradaban. tak terduga sungguh bahagialah kemudian ketika satu kejutan di hadapan. Matahari datang. aku bertindak aneh. sampai seorang Muridku bilang, “Ibu.. kelihatan bahagia banget..“. ah, iya ya?

aku dengan santai menclok di sisi Jendela. menerima hangat Matahari. di punggung. di pipi. sekujur wajah. energinya menjalari. nyaman. senang. bahagia. hakiki.

ya. Matahari sudah datang 🙂

Matahari sudah datang (foto oleh Kuke)
Matahari sudah datang (foto oleh Kuke)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s