Hujan Minggu Pagi

Hujan. Pagi. penciumanku dicumbui Aroma Surgawi. Tanah tersentuh Air. Rumput terpekik centil. Hujan. Minggu. Pagi. bersamamu aku ingin. Benih Pikir sibuk berloncatan ke sana-sini. kau kawinkan milikmu dengan milikku. ya para Benih itu. hingga setiap Titik Air menyimpankan Bintang-bintang Waktu tanpa merasa perlu mangkir. Hujan. Pagi. Minggu. bersamamu. ingin. aku. Surgawi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s