Lalu Pergi??

*OST. Cinta Ini Sepanjang Hidupku – 4 Peniti*

Ada yang bisa memberikan saya jawaban untuk pertanyaan..

Apa yang salah dengan disukai banyak orang? Apa yang salah dengan.. emm.. jika kemudian ada banyak juga yang meminati? Apa kemudian itu menjadi kesalahan mutlak dan dijadikan alasan lebih baik menjauh dari si obyek karena ingin menghindari rasa “sakit”?

Kenapa harus merasa tersakiti?

Yups.. yupss.. mari kita samakan nada dasar dulu biar tidak fals di telinga 🙂

Saya sedang bicara tentang sesuatu yang berada dalam kalang atmosfer suatu jenis hubungan antara dua manusia berbeda gender yang mengarah pada kelahiran segala macam komitmen dan lebih sering diarahkan pada target “dua cincin”.

Ada seseorang yang pernah berkata pada saya bahwa ia tidak menyukai rasa sayang, ia tidak menyukai dengan perasaan yang potensial membuatnya tersakiti.

Padahal, apakah rasa sayang diciptakan Tuhan untuk menyakiti?? Saya yakin tidak.

Meski ya.. yaaa.. memang ada kalanya rasa sayang itu bisa menyakiti yang menyayangi dan yang disayangi. Tapi itu bukan salahnya Tuhan, bahkan si rasa sayang itu sendiri.

Kenapa tidak menyalahkan diri sendiri yang belum sepenuhnya bisa mengendalikan rasa sayang dan menterjemahkannya dalam segala macam kebaikan juga keindahan??

Ia tak pernah benar-benar mengungkapkan apa yang menjadi alasan. Seperti katanya, perasaan sayang.. jatuh cinta.. itu membuatnya tampak bodoh dan melupakan segala keilmiahan *okay, i knew that..*

Ia menghindari semuanya di setiap kali terbetik dalam kesadarannya bahwa..

“Kamu ingin melindunginya.. kamu tidak ingin dia terluka dan kesusahan.. kamu tidak ingin dia jatuh sakit.. kamu ingin dia bahagia.. kamu ingin selalu memeluknya demi rasa sayang yang tak pernah dia rasa sebanyak itu.. kamu ingin melindunginya dari dunia.. kamu menyayanginya kan?? Kamu ingin dia hanya milikmu..”

Ia yang tak ingin dunia tahu. Ia yang ingin dunia mengakui. Ia yang tak ingin semua orang tahu. Ia yang ingin tak ada yang mengganggu miliknya.

Membingungkan(??)

Saya tak bisa berbagi banyak pendapat dengannya ketika ia telah memutuskan pergi begitu saja tanpa memikirkan apa yang sudah ia lakukan dan apa dampaknya bagi dia yang telah sempat dijaga selama beberapa saat.

Meski saya sempat menyampaikan bahwa dia tidak salah jika dia terlahir sebagai adanya pribadi yang tak sepi dari keramaian.

Hahhh.. *hela nafas panjang.. tak mudah mengerti bahkan jalan pikiran teman sendiri..*

Saya sedang bicara tentang sesuatu yang berada dalam kalang atmosfer suatu jenis hubungan antara dua manusia berbeda gender yang mengarah pada kelahiran segala macam komitmen dan lebih sering diarahkan pada target “dua cincin”.

Saya pernah mendengarkan ia panjang-lebar mengungkapkan apa yang menjadi keinginannya yang jika boleh saya bilang, “Kok cenderung egois ya??”

Dan ia mengakui.. “Saya memang egois..”

Sekali itu ia tanpa tersadari telah menambatkan hati pada seorang dia yang memang banyak bertolak-belakang namun juga punya kesamaan yang seimbang.

Sekali itu ia tanpa ragu bersedia mencicipi gerbang hubungan yang selama ini jauh-jauh dihindari.

Sekali itu ia kembali mendapati kenyataan bahwa dia tak mungkin dijauhkan dari dunia dan semesta.

Lalu pergi..

Lalu pergi??

Ya.. ia memilih pergi meninggalkan dia bahkan tanpa ucapan selamat tinggal 😐

Saya sedang bicara tentang sesuatu yang berada dalam kalang atmosfer suatu jenis hubungan antara dua manusia berbeda gender yang mengarah pada kelahiran segala macam komitmen dan lebih sering diarahkan pada target “dua cincin”.

Saya sedang tak mengerti dengan ia dan segala macam keputusannya. Saya juga tak mau memaksa mengerti.

Saya hanya jadi berpikir saja..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s